Dinas Perkebunan Provinsi Bali
Pimpinan dan segenap Karyawan Dinas Perkebunan ProvinsiBali mengucapkan selamat menunaikan Ibadah Puasa Bagi Umat Muslim semoga amalannyaditerima Allah SWT

Polling

  • Apakah informasi yang ditampilkan disini bermanfaat untuk anda?

    Sangat Bermanfaat
    Cukup Bermanfaat
    Tidak Bermanfaat

Arsip Event

Musyawarah harga tembakau Virginia
24-08-2008
admin

Setelah petani tembakau melaksanakan pengomprongan untuk menentukan harga jual dilaksanakan musyawarah harga antara petani dan pembeli yang disaksikan oleh aparat pemerintah dalam hal ini Dinas Kehutahan dan Perkebunan Kabupaten Buleleng dan Dinas Perkebunan Provinsi Bali. Musyawarah tersebut dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 2008 bertempat di Kantor Dinas Kehutanan dan Perkebunan Buleleng yang dipimpin langsung oleh Ir I Komang Gede Yasa ( Kadis Hutbun Buleleng ). Acara tersebut juga dihadiri oleh Kadis Perkebunan Provinsi Bali Ir I Gede Ardhana.

Tujuan melaksanakan musyawah harga adalah agar petani memdapat harga yang layak dan perusahan tidak rugi sehingga usaha pertembakauan terus berjalan dengan baik dalam jangka waktu panjang. Banyak komponen yang berpengaruh terhadap penentuan harga, sehingga masing-masing komponen tersebut disepakati terlebih dahulu oleh kedua belah pihak petani dan pengusaha sebagai pembeli. Pada mulanya diambil beberapa petani dari berbagai wilayah sebagai sample untuk ditetapkan dan disepakati jumlah tananamnya perunit (1 unit = 2 Ha ) kemudian disepakati pula komponen biaya produksi termasuk sewa tanah. Dilanjutkan dengan kesepakatan taksasi produksi, prosentase masing-masing grade dan harganya. PT Gudang Garan telah menetapkan produksi tembakau diklasifikasikan menjadi 12 Grade yaitu : AO, L1, L2, L3, L4, L5, L6, L7, L8, OVS, ZA ZB. Dari harga masing-masing grade dapat dihitung bobot tertimbang maka diketahuilah harga rata-rata tembakau. Perhitungan harga rata-rata tembakau untuk tahun ini disepakati sebesar Rp 22.687,50. Penentuan musyawarah harga tersebut berjalan dengan lancar karena pengusaha menyadari keberadaan petani dan sebaliknya petani tidak banyak menuntut diluar jangkauan harga yang ditunjukkan oleh perusahan atau harga tersebut sudah dikatagorikan wajar.

Proses Penetapan musyawarah harga tembakau Virginia

              Para ketua kelompok tani tembakau sedang serius bermusyawarah harga

Setelah ditetapkan kesepakatan harga tersebut dengan pembuatan Berita Acara, Kadis Hutbun Kabupaten Buleleng memberikan arahan kepada petani tembakau dan perusahan. Kendala utama yang dihadapi adalah persedian bahan bakar minyak tanah saat ini sangat terbatas dan dikatakan pula pada tahun 2009 subsidi minyak tanah akan ditiadakan. Untuk mengantisipasi hal tersebut perlu dipikirkan mulai sekarang penggunaan bahan bakar alternatif seperti batu bara, elfiji atau kayu bakar. Untuk tahun 2008 minyak tanah yang dialokasikan ke Kabupaten Buleleng untuk pengomprongan tembakau sejumlah 2 juta liter dari usulan petani 2,5 juta liter. Kadisbun Provinsi Bali menambahkan bahwa bahan bakar alternatif yang paling efisien dan paling murah adalah menggunakan batu bara, hasil penelitian yang disampaikan pada saat rapat tembakau di Lombok tanggal 30 April 2008. Penggunaan elfiji lebih mahal dibandingkan menggunakan batu bara dan menggunakan kayu bakar cukup beresiko bagi hutan di Bali.

 

Oleh Ir I Dewa Made Buana Duwuran, MP

Kabid Budidaya dan Perlindungan Perkebunan

Disbun Provinsi Bali

 


Waktu

Pencarian

Komoditi Unggulan

Lembaga Usaha Tani

Kontak Bisnis

Informasi

Peta Komoditi

  • Peta Komoditi

Serba-serbi

Situs Pemerintahan

Link

Kurs

  • DD/TT
    7-Sep-2010 / 16:02 WIB
    Mata Uang Jual Beli
    USD9075.008925.00
    SGD6741.806606.80
    HKD1169.301148.00
    CHF8976.408801.40
    GBP13974.2013690.20
    AUD8284.458112.45
    JPY108.62105.79
    SEK1251.101219.80
    DKK1567.901525.20
    CAD8730.708542.70
    EUR11600.8011381.80
    SAR2429.102371.10
    NZD6555.606393.60
    CNY1337.901313.50

Jumlah Pengunjung

  • 19519